Di genggaman tanganku aku menulismu
Penaku sedikit gemetar
Ia ingin berpaling barangkali
Takut aku tak bisa memakainya lagi
Bukan karena usang
Tapi karena dihadang
Dengan cara apa lagi aku menggenggammu?
Dalam kebisuan bercium bangkai
Dalam kebisingan mencatut patuh
Kau melukis warna yang sama
Bukan pada kertas putih
Tapi pada dinding masa depan kami
Aku menggenggamu melalui penaku
Kelak kubiarkan ia merindukanku,
Oleh Dedasy daning
