Sang Mahir Bersinggah

Sang Mahir Bersinggah 

Karya: @mutiays_



Lebih baik sendiri dekapku

terjatuh tanpa tangan terjulur

cukup handal keruh di hidupku;

Sungguh, penyemangat itu tak perlu.


Daripada sang rupawan menyentuh—

Kini, hadir memberi warna sekaligus.

Tak saja berdiri di dua kaki;

Namun, berjalan beriringan, aku dipeluk.


Cukup sudah bertuan yang tak selalu

hanya mahir singgah sangat belagu.

Apa yang lebih lucu daripada jatuh tersungkur,

karena lagi-lagi ku tertipu?


Sudah kubilang, jangan lagi yang rupawan itu.

Alih-alih menjadi kelabu

sama sekali tak indah batinku.

Kini, kuulangi sekali lagi:

lebih

baik sendiri dekapku.


Editor: Mei Nurwanda

Post a Comment

0 Comments